Gaya Komunikasi Nadia Omara Dalam Mempersuasi Audiens
DOI:
https://doi.org/10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.905Keywords:
Communication Style, Persuasive Communication, Storytelling, Content Creator, YouTubeAbstract
Perkembangan media digital telah mengubah cara individu membangun komunikasi dengan khalayak. YouTube menjadi salah satu media yang memungkinkan kreator konten membangun hubungan dengan audiens melalui gaya komunikasi yang khas. Nadia Omara merupakan salah satu kreator konten storytelling terbesar di Indonesia yang dikenal memiliki kemampuan komunikasi persuasif dalam menyampaikan berbagai kisah misteri maupun cerita nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya komunikasi Nadia Omara dalam mempersuasi audiens melalui konten YouTube. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis penelitian menggunakan teori Gaya Komunikasi
Robert W. Norton yang didukung teori komunikasi persuasif Perloff, retorika Aristoteles, serta teori interaksi parasosial Horton dan Wohl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nadia Omara menerapkan tiga gaya komunikasi yang paling dominan yaitu gaya dramatis, animatif, dan meninggalkan kesan (impression leaving). Ketiga gaya tersebut terlihat melalui penyampaian cerita yang ekspresif, variasi intonasi suara, penggunaan bahasa yang sederhana, serta gestur tubuh yang mendukung isi pesan. Efektivitas komunikasi persuasif Nadia Omara diperkuat melalui kredibilitas komunikator (ethos), pendekatan emosional (pathos), dan penyampaian informasi yang logis (logos), sehingga mampu membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan audiens.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal komunikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah © 2022 by Tazkia University is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International










