TEKNOLOGI MEDIA KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT DAN ISLAM: ANALISIS ONTOLOGIS, EPISTEMOLOGIS, AKSIOLOGIS, DAN ETIS DI ERA DIGITAL

Authors

  • Syaifullah UIN Sumatera Utara Medan
  • Muniruddin
  • Muktaruddin

DOI:

https://doi.org/10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.878

Keywords:

Teknologi media komunikasi, , filsafat komunikasi, etika media, komunikasi Islam, era digital

Abstract

Perkembangan teknologi media komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi, memperoleh pengetahuan, dan membangun kehidupan sosial. Teknologi media tidak lagi berfungsi sebagai alat penyampai informasi semata, tetapi telah menjadi ruang yang membentuk pengalaman, pola pikir, dan orientasi nilai masyarakat. Kondisi tersebut memunculkan berbagai persoalan filosofis dan etis yang memerlukan kajian yang lebih mendalam, terutama dalam konteks masyarakat digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat teknologi media komunikasi dari perspektif filsafat dan Islam dengan meninjau dimensi ontologis, epistemologis, aksiologis, serta problem etis yang muncul dalam perkembangan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, artikel ilmiah, jurnal, dan berbagai literatur yang relevan dengan filsafat komunikasi, media digital, serta komunikasi Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengintegrasikan perspektif filsafat komunikasi dan nilai-nilai etika Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi media komunikasi telah berkembang menjadi medium yang membentuk realitas sosial dan cara manusia memahami dunia. Secara ontologis, media menjadi ruang eksistensial baru bagi manusia; secara epistemologis, media memengaruhi proses produksi dan distribusi pengetahuan; sedangkan secara aksiologis, media membawa nilai dan kepentingan yang dapat memberikan manfaat maupun dampak negatif. Di sisi lain, era digital melahirkan berbagai problem etis seperti disinformasi, pelanggaran privasi, kekerasan simbolik, komodifikasi perhatian, serta ketimpangan kuasa platform digital. Perspektif Islam menawarkan landasan normatif berupa prinsip tabayyun, amanah, adab, keadilan, dan kemaslahatan sebagai pedoman dalam mengarahkan penggunaan teknologi media komunikasi secara bertanggung jawab. Dengan demikian, teknologi media komunikasi perlu dipahami tidak hanya sebagai instrumen teknis, tetapi juga sebagai arena moral yang harus berpihak pada martabat manusia dan kemaslahatan sosial.

Downloads

Published

11-09-2026