STRATEGI KOMUNIKASI DAN REPRESENTASI INSTITUTIONAL : PERAN HUMAS PESANTREN DARUL AMAN GOMBARA DALAM MEMBANGUN CITRA PUBLIK PESANTREN

Authors

  • Abdul Gaffar IAIN Parepare

DOI:

https://doi.org/10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.876

Keywords:

Public Relations Communication Strategy, Institutional Representation, Public Image, Islamic Boarding School, Digital Communication

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi humas Pesantren Darul Aman Gombara dalam membangun representasi institusional sebagai upaya memperkuat citra publik di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya komunikasi strategis pada lembaga pendidikan Islam, di mana fungsi humas tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola identitas kelembagaan, reputasi, dan kepercayaan masyarakat. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji strategi humas pesantren, kajian mengenai peran humas dalam membangun representasi institusional melalui praktik komunikasi masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan pimpinan pesantren, pengelola humas, tim media, guru, santri, alumni, wali santri, serta masyarakat. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas telah menerapkan strategi komunikasi yang komprehensif melalui segmentasi khalayak, perencanaan pesan, integrasi berbagai media komunikasi, serta evaluasi secara berkelanjutan. Representasi institusional dibangun melalui lima dimensi utama, yaitu bahasa komunikasi, simbol kelembagaan, narasi institusional, komunikasi visual, dan praktik diskursif. Strategi komunikasi tersebut secara konsisten membentuk representasi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keunggulan akademik, pembinaan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi humas memiliki peran penting dalam membentuk representasi institusional yang berdampak pada penguatan citra publik, peningkatan kepercayaan masyarakat, serta memperkokoh daya saing pesantren di tengah perkembangan komunikasi digital.

Downloads

Published

11-09-2026