HAFALAN AL-QUR'AN SEBAGAI ACHIEVED STATUS: ANALISIS KEDUDUKAN SOSIAL MAHASISWI HAFIDZOH DALAM PROGRAM MATRIKULASI UNIVERSITAS ISLAM TAZKIA PERSPEKTIF STRUKTURAL-FUNGSIONAL TALCOTT PARSONS

Authors

  • Natasya Ayumi Universitas Islam Tazkia
  • Asnan Purba Universitas Islam Tazkia

DOI:

https://doi.org/10.30993/satya.v2i1.1039

Keywords:

achieved status, hafidzoh, matriculation program, functional stratification, Talcott Parsons

Abstract

Program Matrikulasi Universitas Islam Tazkia mewajibkan mahasiswi semester pertama dan kedua menuntaskan hafalan Juz 29 dan Juz 30 sebagai syarat kelulusan. Kewajiban tersebut memunculkan diferensiasi kedudukan sosial berbasis capaian hafalan, khususnya antara kelompok Hafidzpreneur dan kelompok reguler. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana status hafidzoh terbentuk sebagai achieved status, bagaimana status tersebut melahirkan stratifikasi fungsional, dan bagaimana mobilitas sosial berlangsung di lingkungan matrikulasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi; data dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, kemudian ditafsirkan menggunakan teori struktural-fungsional Talcott Parsons. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan. Pertama, status hafidzoh merupakan achieved status yang diperoleh melalui proses menghafal yang konsisten, tetapi pengakuannya dimediasi oleh label kelembagaan program Hafidzpreneur. Kedua, penugasan imam salat Zuhur dan Asar merupakan bentuk stratifikasi fungsional yang terbatas pada ranah ibadah dan tidak meluas ke perlakuan sehari-hari. Ketiga, jarak sosial antarkelompok bersifat struktural karena perbedaan jadwal halaqah dan penempatan kamar, bukan karena eksklusi. Keempat, nilai-nilai bersama institusi berfungsi sebagai mekanisme integrasi dan latensi yang menjaga keseimbangan sistem. Penelitian ini memperkaya kajian sosiologi pendidikan Islam dengan menunjukkan bahwa status keagamaan berbasis capaian dapat bersifat integratif sepanjang disertai peluang mobilitas yang terbuka.

Downloads

Published

2025-02-20