DUALITAS KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTROVERT DALAM PERSPEKTIF TEORI DIRI GEORGE HERBERT MEAD PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TAZKIA
DOI:
https://doi.org/10.30993/satya.v2i1.1034Keywords:
ekstrovert, Interaksi sosial, mahasiswa, George Herbert MeadAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan kepribadian introvert dan ekstrovert serta pengaruhnya terhadap interaksi sosial mahasiswa Universitas Tazkia dalam perspektif teori diri George Herbert Mead. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 43 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Variabel penelitian terdiri atas kepribadian introvert (X1), kepribadian ekstrovert (X2), dan interaksi sosial mahasiswa (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor variabel introvert sebesar 21,44, variabel ekstrovert sebesar 23,16, dan variabel interaksi sosial sebesar 44,26. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kepribadian introvert dan ekstrovert berperan dalam membentuk kualitas interaksi sosial mahasiswa. Semakin baik kemampuan mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya, maka semakin baik pula interaksi sosial yang terjalin. Temuan ini mendukung teori diri George Herbert Mead yang menjelaskan bahwa pembentukan diri terjadi melalui proses interaksi sosial yang berlangsung secara terus-menerus dalam kehidupan masyarakat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SATYA (Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Budaya)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
SATYA (Sosial, Tarbiyah dan Budaya) © 2024 by Tazkia Islamic University College is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International

