DINAMIKA KEPERCAYAAN DIRI DAN INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA DALAM LINGKUNGAN KAMPUS: STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.30993/satya.v2i1.1006Keywords:
Self-Confidence, Cognitive Restructuring, CBT, CommunicationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan kepercayaan diri seorang mahasiswi (Konseli A) yang mengalami hambatan komunikasi sosial. Konseli A menunjukkan gejala psikosomatis seperti tangan gemetar dan keringat dingin yang bersumber dari distorsi kognitif akibat pengalaman masa lalu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data meliputi skala kepercayaan diri Lauster (pre-test dan post-test) serta lembar kerja Thought Record. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor kepercayaan diri yang signifikan, dari 73 pada pre-test menjadi 94 pada post-test, dengan kenaikan sebesar 21 poin. Meskipun skor akhir tetap berada dalam kategori sedang, posisi tersebut telah bergeser ke ambang batas atas. Secara kuantitatif, terjadi penurunan skala ketakutan dari 9 menjadi 6, disertai munculnya keberanian nyata untuk berinteraksi dan bertanya di lingkungan kampus. Disimpulkan bahwa teknik restrukturisasi kognitif efektif membantu mahasiswi mengubah pikiran negatif menjadi rasional, sehingga meningkatkan keberanian berkomunikasi sosial dan mengurangi gejala kecemasan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SATYA (Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Budaya)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
SATYA (Sosial, Tarbiyah dan Budaya) © 2024 by Tazkia Islamic University College is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International

